Sabtu, 01 Desember 2012

Penindasan terhadap Anak Didik

Oleh: Syamsul Afandi, SS
Tiga ratus tahun lamanya bangsa kita yang tercintah ini di jajah oleh negara penjajah. Mereka merampas harkat, martabat, harta, kemerdekaan, kebebasan dan semua potensi yang ada di Indonesia. Mereka menyedot semua mata air bangsa ini hingga kering dan tak berair. Setengan abad lebih penjajah telah pergi mengankatkan kaki dari negeri kita. Namun, ternyata dalam pendidikan praktek penjajahan kerap kali terjadi pada anak didik. Berulang kali guru merampas kebebasan siswa untuk berkreasi, berfikir jernih, bermain, mengembangkan prestasi dan kreasi diri dan mengerutkan nyali siswa untuk tampil memompa kemampuan dirinya.
Saya ingin mengajak Anda menghentikan penjajahan anak didik kita ini secara nyata dengan melakukan langkah-langkah konkrit dalam pembelajaran dan proses berinteraksi dengan siswa. Hentikan perlakuan atas anak didik sebagai orang dewasa kecil yang dijejali dengan bahan pembelajaran semau orang dewasa. Selami dunia anak dan belajar menjadi diri seorang anak dan tentukan materi, metode, pendekatan, suasana, dan penilaian menurut porsi anak didik. Bukan mengukur kemampuan anak dengan standar orang dewasa.

Lalu bagaimana praktik-praktik penindasan yang dilakukan guru dalam pembelajaran atau saat proses transfel ilmu kepada anak didik? see more..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar